2 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Sempat Mengapung Pakai Gabus Bareng 3 Mayat

Asmal dan Nurmiati selamat setelah mengapung empat hari di lautan imbas Kapal Layar Motor Nurul Salsa tenggelam di laut Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Keduanya ditemukan terdampar di Kabupaten Pangkep usai bertahan menggunakan gabus bersama tiga mayat yang juga menjadi korban.
"Saat ditemukan, keduanya berada di atas sebuah gabus dengan mengenakan jaket pelampung dan selanjutnya dievakuasi ke Pulau Matala'ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep," kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan dalam keterangannya, dilansir detikSulsel, Minggu .
Asmal dan Nurmiati merupakan warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kepulauan Selayar. Sebelum ditemukan, keduanya bersama dengan tiga rekannya yang juga menjadi korban kapal tenggelam.
"Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kedua korban, sebelumnya terdapat lima orang yang bertahan di atas gabus tersebut. Namun dalam perjalanan hanyut di lautan selama beberapa hari, tiga orang di antaranya meninggal dunia," ucapnya.
"Kedua korban mengaku terpaksa melepaskan jenazah ketiga rekannya ke laut setelah sekitar dua malam karena kondisi jenazah telah membusuk. Hingga saat ini identitas ketiga korban tersebut masih belum dapat dipastikan," tambahnya.
Didid menyebut pihaknya masih mendalami tiga korban yang dilaporkan tersebut jika kondisi dua korban lain sudah memungkinkan untuk dimintai keterangan. Informasi dari dua korban menjadi petunjuk penting untuk memaksimalkan pencarian.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Nelayan Temukan 5 Orang Korban Selamat KLM Nurul Salsa
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait
- Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!
- Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
- HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
- Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
- Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim
- Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
- Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang
- Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki