Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng

Optimistis MBG Berkontribusi Menyerap Produk
Menanggapi harga yang sempat anjlok, ia optimistis dalam waktu dekat harga daging dan telur ayam akan stabil menyusul berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sempat berhenti sekitar dua pekan saat masa libur sekolah.
Frans meyakini program prioritas presiden itu memberikan kontribusi cukup besar terhadap penyerapan produksi ayam dan telur yang saat ini mengalami surplus.
"MBG itu menyerap telur dan daging ayam. Jadi memang ada kontribusi yang lumayan menyerap telur sama daging ayam, tapi bukan satu-satunya," lanjutnya.
Lebih lanjut, untuk meningkatkan serapan hasil peternak, Distanak Jateng telah menyepakati menu MBG berupa telur dan ayam yang disajikan masing-masing dua kali dalam sepekan.
"Harapannya bisa menyerap lebih banyak dan harga tidak jatuh ke peternak. Minimal masuk sesuai harga produksinya," katanya.
Di samping itu, Pemprov bersama peternak ayam dan telur di Jateng menyepakati harga pembelian komoditas untuk kebutuhan MBG.
Adapun rinciannya telur dipatok sekitar Rp 28.000 per kilogram dan daging ayam sekitar Rp 35.000 per kilogram.
"Kesepakatan itu sudah sekitar satu bulan yang lalu. Mestinya sekarang sudah mulai berjalan lagi seiring MBG aktif kembali," katanya.
Artikel Terkait
- 2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
- Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
- Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang
- Pencuri di Ponorogo Kembalikan Motor, Tulis Surat "Saya Khilaf"
- Waketum Golkar Wihaji Terpilih Aklamasi Jadi Ketum MKGR
- Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
- Eks Kepala Bengkel di Surabaya Diduga Gelapkan Sparepart Rp 1,9 M, JPU: Eksepsi Salah Alamat
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?