Pasokan Air PAM Berpotensi Mati di 7 Kelurahan Jakbar Mulai 17 Juli

Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota ke jaringan distribusi PAM Jaya akan dikurangi.
Akibatnya, sekitar 55.272 pelanggan berpotensi mengalami tekanan air rendah hingga aliran air berhenti sementara.
Tujuh wilayah yang terdampak meliputi:
Cengkareng BaratCengkareng TimurKapuk MuaraKamal MuaraKamalPegadunganTegal AlurPerawatan dilakukan untuk menjaga keandalan instalasi pengolahan air agar pasokan air bersih tetap terjaga dalam jangka panjang.
"Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung," kata Syahrul.
Untuk mengantisipasi gangguan, PAM JAYA mengimbau pelanggan menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai.
Perusahaan juga menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki secara gratis bagi pelanggan rumah tangga maupun fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.
Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center PAM Jaya 1500 223.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) Etty Susilowati mengatakan pekerjaan ini telah direncanakan bersama PAM Jaya dan PT Jakpro Memiontec Air dengan mempertimbangkan aspek teknis dan keselamatan, meski berpotensi menimbulkan gangguan layanan sementara.
"Kegiatan ini telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM Jaya dan PT Jakpro Memiontec Air, dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan kepentingan masyarakat," kata Etty.
PAM Jaya memperkirakan pasokan air akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis (23/7/2026).
Artikel Terkait
- Ramai-ramai Anggota DPR Cecar WTP untuk BGN Era Dadan: Dibikin-bikin?
- Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
- Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026
- Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
- Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
- Karhutla 5 Hektare di Kubu Raya, Satgas Berjibaku Padamkan Api Dekat Bandara Supadio
- MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?
- Perpustakaan Gasibu Bakal Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital